Peralihan-peralihan Peradaban
Kini sedang bangkit sebuah gerakan beragam dan majemuk yang menyerukan akhir dari dominasi Eurosentris dan antroposentris, sebagai konsekuensi dari kelemahan, kegagalan, dan bahkan kengerian dari dominasi tersebut.
politik - ekologi - teknologi
politik - ekologi - teknologi
Kini sedang bangkit sebuah gerakan beragam dan majemuk yang menyerukan akhir dari dominasi Eurosentris dan antroposentris, sebagai konsekuensi dari kelemahan, kegagalan, dan bahkan kengerian dari dominasi tersebut.
Kekerasan maskulin beroperasi untuk melayani produksi keuntungan para kapitalis. Orang miskin semakin miskin karena pemerintahan dibajak oleh "kelompok 1 persen" yang melancarkan agenda akumulasi keuntungan melalui kebijakan privatisasi.
Lingkungan Songgoriti bermula dari keresahan para pemuda di Songgoriti terkait stigma negatif yang dilekatkan banyak orang pada kampungnya. Salah satu upaya melawan stigma tersebut adalah memproduksi narasi alternatif tentang kampungnya dari sudut pandang berbeda.
Bencana dilihat sebagai ancaman serius terhadap akumulasi kapital dan oleh karenanya penyelenggara negara harus bekerja untuk menjamin agar proses akumulasi kapital tidak terganggu oleh kejadian bencana dengan langkah-langkah pengurangan risiko dan dampaknya.
Membaca buku ini, kita dapat melihat bahwa pengaruh Sorokin pada Merton tentang sosiologi pengetahuan jauh lebih kuat dibandingkan pengaruh Parsons.
Ekoturisme merupakan kegiatan transformatif yang melalui itulah komoditas hidup menghasilkan nilai dan dari situlah jenis produksi nilai ini juga memproduksi dan mempertahankan alam tawan (captive nature). Sejumlah kegiatan ekoturisme yang ada mencakup susur hutan, melihat satwa liar, susur gua, melihat burung, berkemah, kegiatan-kegiatan budaya, dan arung jeram.
Jamur matsusake punya fungsi sosial dan politik di dalam masyarakat Jepang yang berbeda dengan fungsi ekonomis di Amerika.
Wabah menjadi bagian dari keresahan masa lalu, sekaligus penanda keresahan eksistensial manusia saat ini.
Kompleksitas persoalan membentuk karakter buas sebuah kota yang melayani industri ekstraktif sementara mengeksploitasi manusia dan alamnya. Tidak banyak ruang yang tersisa untuk penduduk kota: orang-orang menetap di sudut-sudut kota, "ruang-ruang tersisa", yang mungkin direncanakan, mungkin ditinggalkan. Beberapa wilayah tanpa surat-surat memiliki hak kepemilikan yang lemah, dan mungkin dapat digusur kapan saja.
Sebagian besar gerakan lingkungan dan sosial arus utama tetap terpisah dan tidak tertarik pada perjuangan eko-anarkis dan pertahanan tanah masyarakat asli (adat dan lokal). Sudah saatnya bagi kita untuk melihat rangkaian proses-proses ini secara negatif: jangan lagi gunakan istilah-istilah teknis dan akademis untuk menampakkan pemakluman, mempromosikan pesona mereka dan mempromosikan ketergantungan yang dinormalisasi, serta biaya-biaya sosio-ekologis.