Ontologi Bahari

Sebagian besar dunia berjalan tanpa ingatan, seolah-olah ruang yang kita huni adalah geografi yang kosong, dan karenanya tersedia untuk konsumsi dan pembangunan. Biaya lingkungan dan spiritual manusia dari pelupaan kolektif ini terbukti dalam penghapusan budaya, melalui eksploitasi berlebihan atas karunia bumi, dan melalui kecerobohan yang dianggap sebagai pilihan bebas dalam masyarakat kita yang konsumtif.

Menengok Kembali “Development Dictionary”

Indeks Pembangunan Manusia, tidak berbeda dari PDB, merupakan indeks defisit; indeks tersebut secara hierarkis memilah negara-negara ke dalam berbagai golongan, dan maka dari itu menciptakan asumsi bahwa hanya ada satu jenis evolusi sosial. Beginilah bagaimana cara berpikir ala pembangunan menguak rahasianya: dia hidup dari sistem kediktatoran perbandingan kuantitatif.

Paradigma Air Baru

Pohon menyamakan gradasi suhu dengan dua cara: mendinginkan melalui penguapan dan memanaskan melalui kondensasi. Teknologi penyejuk udara memiliki kelemahan ganda: pertama, bergantung pada pembangkit listrik yang mencemari dan kedua melepaskan panas ke luar ruangan sehingga meningkatkan suhu di sekitarnya.

Ekonomi Komunitas

Eksperimen ekonomi komunitas di lapangan menyediakan inspirasi untuk apa yang akan datang. Jaringan pemikir dan aktivis yang terus bertambah kini sedang merumuskan teori tentang interaksi ekonomi komunitas. Tujuannya adalah untuk memodelkan sistem adaptif yang kompleks, yang digerakkan bukan oleh modal.

Agroekologi

Agroekologi memandang bahwa pengetahuan lokal, tradisional atau pribumi ini terdiri dari suatu “ingatan atau kearifan bio-kultural” yang diturunkan secara lisan selama ratusan generasi.  Pengetahuan non-ilmiah ini telah dimanfaatkan oleh warga pribumi selama ribuan tahun untuk menghasilkan pangan dan berbagai bahan baku lainnya.

“Commons”

Dalam beberapa dekade belakangan, kita telah menyaksikan sistem-sistem ruang-dan-sumber-berkehidupan-bersama (commons) yang baru bangkit dan menjadi lebih mengemuka serta lebih inovatif. Mereka mengambil alih sumber-sumber daya dari sistem-sistem kapital dan mengagendakan kesejahteraan dari warga ruang-dan-sumber berkehidupan-bersama (commoners) serta keberlanjutan lingkungan-hidup sebagai proses budidaya kolektif.

Tanggung Jawab Pemimpin dan Soal Rakyat

Kita terlalu cepat memasukkan sosok ini sebagai representasi rakyat-wong cilik karena beliau bukan bangsawan dengan tak terlibat dengan Orde Lama dan Orde Baru. Relasi presiden Jokowi dengan pengusaha papan atas Indonesia Tionghoa yang saling memanfaatkan dan tabrak etika-moral, membuka luka lama. Sentimen anti Tionghoa kembali muncul.

Membaca Politik Indonesia dalam Arus Dunia

Pertanyaannya bukan lagi apakah pemilu berjalan jujur, tetapi sejauh mana masyarakat memahami bahwa demokrasi bisa direkayasa. Sebagai negara besar dengan sejarah panjang, kita punya peluang untuk membangun kesadaran baru—kesadaran yang tidak hanya melawan kekuasaan, tetapi juga membongkar logika pasar yang membentuknya.

Ketika Demokrasi Direkayasa: Antara Etika dan Algoritma

Politik tanpa etika bukanlah keniscayaan, melainkan pilihan. Dalam situasi seperti ini, kaum intelektual tidak bisa lagi berdiri di tengah tapi harus memilih sisi. Kita jangan terlarut dalam kegembiraan yang direkayasa. Politik bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi bagaimana proses itu dijalankan. Dan dalam proses itu, kesadaran kritis adalah senjata utama.