“The Sociology of Science”
July 28, 2022

Waktu & Tempat:


 

Salon Eutenika

Sains dan Keadilan Sosial: Belajar dari Kasus Lumpur Lapindo


 

Salon Eutenika kali ini akan membahas secara lebih mendalam dua poin penting yang diulas pada dua sesi Salon sebelumnya tentang “Kapitalosen”. Pertama tentang posisi pengetahuan ilmiah (Sains) dan kedua tentang bagaimana narasi “keadilan sosial-ekologis” bekerja dalam kasus lumpur Lapindo. Diskusi kali ini membincangkan dinamika, peluang, dan tantangan yang dihadapi oleh seorang ilmuwan eksakta (dhi, kimia) yang bersama-sama dengan warga dan peneliti lain untuk mengetahui kondisi lingkungan pasca semburan lumpur Lapindo dalam suatu agenda riset-aksi jangka panjang. Penelitian tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk mengetahui kondisi dan kualitas air tanah di seputaran pusat semburan. Secara tak terduga, temuan-temuan dari penelitian tersebut membawa semua pihak yang terlibat di dalamnya sampai pada suatu kesadaran tentang adanya persoalan yang jauh lebih besar dan lebih kompleks. Persoalan itu terkait erat dengan risiko yang inheren dalam pesatnya laju urbanisasi dan industrialisasi di suatu kawasan. Fakta tersebut membuat kita sadar tentang posisi penting pengetahuan ilmiah (Science) dan para ilmuwan (scientists) dalam usaha mempromosikan dan memperjuangkan keadilan sosial-ekologi dengan mengajak semua pihak menyadari bahwa lumpur Lapindo hanya salah satu (dan bukan satu-satunya) persoalan yang sedang kita dihadapi bersama.

Bersama:

Barlah Rumhayati, PhD, FMIPA, Universitas Brawijaya

Pembahas:

Ryuichiro Abe, Posko KKLuLa (tbc)

Moderator:

Fathun Karib, PhD, Departemen Sosiologi, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta


%d bloggers like this: